Jumat, 28 Juni 2013

Naskah Drama Komedi "100 Selendang Sutra"

Kami akan membawakan sebuah legenda fenomenal turun menurun yang telah diceritakan selama 7 turunan ... eh, maaf saya salah baca naskah.

Kami akan membawakan sebuah drama berjudul “100 SELENDANG SUTRA” dengan pemerannya :

Ciptaning Asih Kusumaningrum sebagai Nyonya Brenda
Ega Dias Fitriani sebagai Ratu Andinita
Eka Yuliana Sari sebagai Arumsari
Uyun Khusuma Dewi sebagai Nyi Ramya
Dan saya sendiri, Farah Andri Nabila Rizki sebagai prolog

Arumsari tinggal bersama ibunya. Mereka bekerja memintal selendang untuk dijual ke tengkulak di pasar. Suatu hari, datang seorang wanita bernama Nyonya Brenda. Ia memesan 100 selendang sutera pada ibu Arumsari, Nyi Ramya.

Nyonya Brenda : Aku memesan 100 selendang sutra untuk istana!

Nyi Ramya       : Hahaha, wani piro? Nyonya harus membayar uang muka separuhnya. Karena kami harus menyiapkan benang yang banyak pula.

Nyonya Brenda : Ini pesanan istana. Apa harus membayar uang muka juga? Pokoknya dalam waktu sebulan, kau harus menyelesaikannya! Ingat selendangnya harus dari sutra berlainan motif. Kami akan membayarnya nanti!

Arumsari         : Selendang sutra berlainan motif? Dalam waktu 1 bulan? Hmm bisa gak yaa ..

Nyonya Brenda : Gitu aja gak bisa, gitu aja gak bisa, gitu aja gak bisa (ala OVJ). Huh sudahlah kerjakan saja! Kami akan membayarnya nanti! Minta pin nya!

Arumsari         : Hah? Pin apa nyonya? Pin BB?

Nyonya Brenda : Pin ATM doong, pembayarannya akan saya transfer!

Arumsari         : Kalo mau transfer, cukup no rekening, nyonya, bukan pin -_-

Nyonya Brenda : Terserah apa katamu!

Nyi Ramya       : Hmm, baiklah nyonya kami terima pesanan anda. No. rek nya 021 791 876 76 (nada ala OVJ)

Nyonya Brenda : Hahaha, bagus! Saya permisi

Arumsari melihat ibunya kebingungan. Ya, selama ini mereka tidak pernah memintal selendang sebanyak itu. Karena untuk memintal selendang yang banyak memerlukan modal yang besar.

Nyim Ramya    : Piye iki ndok ndok .. mumet aku. Lagi bokek nih

Arumsari        : It’s not good .. Bagaimana kalau kita meminjam uang pada rentenir?

Nyim Ramya    : Baiklah, itu jalan satu satunya
               
                Dalam kebingungannya, akhirnya Nyi Ramya & Arumsari memutuskan untuk meminjam uang pada rentenir. Setelah mendapatkan uang, uang tersebut langsung dibelikan benang pintal. Nyi Ramya dibantu Arumsari pun bekerja siang malam untuk menyelesaikan pesanan.
1 bulan kemudian ...

Nyi Ramya       : Nyonya Brenda, dimana kaaauu??!!

Arumsari         : Dihatimuu. Ya di rumahnya dong buu

Nyi Ramya       : Ini sudah 1 bulan. Pesanan sudah selesai, tapi Ia tak kunjung datang!
                  Kurang asem!

Arumsari         : Kurang ajar -_-

Nyi Ramya       : Kurang ajar itu gak sopan tau

Arumsari         : oh iya maaf. Udah deh bu, kita samperin aja yuk ke rumah Nyonya Brenda. Kunci mobil mana kunci mobil? (kebingungan)

Nyi Ramya       : Heh, sejak kapan kita punya mobil hah? -_-

Arumsari         : Bercanda loh buu :D aku kan orangnya humoris :D

Dirumah Nyonya Brenda ...

Nyi Ramya       : Ini 100 selendang sutra pesanan istana. Kau pun bahkan belum mentransfer uangnya Nyonya

Nyonya Brenda : Seratus selendang untuk istana? Kapan aku memesannya?! Aku tidak pernah memesan apapun!

Nyi Ramya       : Tapi waktu itu nyonya sendiri yang datang ke rumah & mengatakannya.

Nyonya Brenda : Mana buktinya? Kalau orang memesan harus membayar uang muka. Rasanya aku tidak pernah membayar uang muka padamu. Kamu juga tidak punya kwitansinya kan? Sudahlah, pulang sana, pergi dari sini!

                              Dengan sedih, Nyi Ramya & Arumsari pun pergi dari rumah Nyonya Brenda

Nyi Ramya       : Teganya Nyonya Brenda menipu kita, masyarakat ..

Arumsari         : Masya Allah bu -_-

Nyi Ramya       : Iya itu maksud ibu. Nah, sekarang kita harus menjual selendang ini sampai habis. Agar hasilnya bisa kita gunakan untuk membayar hutang.

                Akhirnya Nyi Ramya & Arumsari menjual selendang mereka ke tengkulak pasar, namun para tengkulak tak mau lagi menerima selendang buatan Nyi Ramya. Rupanya Nyonya Brenda berbuat curang. Diam diam ia membuka pabrik selendang di rumahnya. Karena selendang pabriknya kalah saing dengan buatan Nyi Ramya, Nyonya Brenda sengaja membuat Nyi Ramya Bangkrut. Bahkan, Nyonya Brenda menyogok para tengkulak di pasar agak tak membeli selendang Nyi Ramya.
                Karena selendang nya tidak laku di pasar, Nyi Ramya & Arumsari terpaksa menjualnya dari rumah ke rumah. Dalam perjalanan, tiba tiba datang angin kencang & menerbangkan selendang selendang Nyi Ramya.

Arumsari         : eh eh, selendangnyaaa ..

Nyi Ramya       : yaah, galau deh akuu :’(

Namun rupanya, Ratu Andinita menemukan salah satu dari selendang selendang yang terbang

Ratu Andinita   : Maaf, apakah kalian yang membuat selendang ini? Jika benar, ikutlah aku ke istana

Nyi Ramya       : eehh, iya ratu ..

Di istana ...

Ratu Andinita   : Jadi, kalian yang membuat selendang selendang indah ini? Aku akan membeli semuanya. Bahkan, aku akan mengangkat kalian menjadi pemintal istana.

Arumsari         : Alhamdulillah yah .. (ala Syahrini)

Nyi Ramya       : Sesuatu (ala Syahrini). Hehe, maturnuwun ratu ..

Ratu Andinita   : sami sami .. 

Betapa bahagianya Nyi Ramya & Arumsari. Begitulah, pekerjaan mereka tidak sia sia bahkan mereka menjadi pemintal istana. Mereka pun lolos dari jeratan hutang. Bahkan, hingga mereka termashur sebagai pemintal istana, Nyi Ramya & Arumsari pun tidak menyimpan dendam sedikitpun pada Nyonya Brenda.

Amanat yang dapat kita ambil dari drama ini adalah, dibalik sebuah musibah pasti ada hikmahnya. Dan tidak seharusnya pula kita menyimpan dendam terhadap orang lain.
 
(Naskah drama ini dibuat berdasarkan Cerpen "100 Selendang Sutra" yang dimuat di majalah Bobo)

Kamis, 27 Juni 2013

Cara Screenshot Acer Liquid Z120

Screenshot, screen capture, atau print screen jika di pc, adalah hal yang sama. Maksudnya adalah memfoto tampilan layar yang aktif di HH kita. Kali ini gua mau sharing tentang gimana caranya screenshot Acer Liquid z2.

Untuk screenshot di Acer Liquid z2, lo cukup tekan tombol power dan volume down secara bersamaan, dan tahan sampai bunyi cekrik gitu, kayak pas lo ambil foto.
Hasil screenshot akan tersimpan di Galeri-Tangkapan Layar.

Dan mungkin, cara ini sama untuk semua tipe smartphone Acer. Gua juga belum tahu, hehe. Semoga bermanfaat ;)

Minggu, 02 Juni 2013

My New Gadget! ^^

Say hi to my blog! Gua baru selesai Ujian Kenaikan Kelas nih, semesteran deh singkatnya.
Sunday morning, minggu yang melegakan setelah seminggu berpusing-pusing ria. Tambah bahagia lagi karena gua terbangun dengan gadget baru ditangan. Hehe, pamer dikit ya :p
Acer Liquid Z120


Gua pilih gadget ini setelah googling sekian lama dan berbagai pertimbangan dengan ponsel android lain. Pastinya yang pas sama budget di kantong :D
Gua searchingnya detail banget deh. Mulai dari tipe, harga, spesifikasi, kekurangan dan kelebihannya, bahkan sampai cellular shop di daerah tempat tinggal gua yang jual itu gadget.
Sabtu siang, gua baru balik dari kost naik angkot. Kebayang kan gimana sempit dan panasnya di dalam situ. Ditambah lagi ada ibu-ibu yang bawa seember ikan. Oh My Allah! :o untungnya gua bukan tipe orang yang mabuk perjalanan.
Gua turun dari angkot dengan sempoyongan karena bau amis yang gua hirup selama perjalanan. Sampai rumah, gua langsung disuruh ganti baju. Gua bakal otw BL sama bokap gua buat beli gadget itu. It's so tiring!
Singkat cerita, sampailah gua pada cellular shop target utama gua. Tapi ternyata barangnya sudah habis tadi pagi -_-
Target kedua, gua cari di cellular shop lain. And finally, I found you!
Gadget ini masih baru banget, bannernya pun belum sempat dipasang di cellular shopnya. Mba-mba pramuniaganya pun sampai tanya, darimana gua tau gadget ini. Yaelaah, si embak. It's technology era -_-
Setelah dapat gadget inceran gua, gua langsung cari soft casenya. Dan lagi, saking barunya itu gadget, soft case nya belum ada yang jual -_-
But no problem, still happy to get this gadget ^^
Gadget ini sebagai ganti handphone gua yang lama, Nokia 2330 Classic, yang hard case belakangnya sudah patah (maklum taekwondoin jadi pakainya agak bertenaga :D)


Yah, jadi untuk selanjutnya gua bakal pakai handphone ini. Gua juga bakal bawa handphone ini waktu study tour besok Senin.
Sudah ah, gua mau packing dulu. Byeee ^^